
5 Rahasia Contoh Soal Hitungan Campuran Kelas 3 SD yang Selama Ini Salah Dipahami Orang Tua
Belajar operasi hitung campuran menjadi tantangan tersendiri bagi siswa kelas 3 SD. Namun, dengan latihan rutin, konsep ini bisa dikuasai dengan mudah.
Artikel ini menyajikan enam contoh soal hitungan campuran kelas 3 sd yang dirancang sesuai kurikulum terbaru. Setiap soal dilengkapi pembahasan agar siswa dan orang tua bisa belajar bersama.
1. Memahami Urutan Operasi Hitung Campuran
Dalam operasi hitung campuran, siswa harus mengingat urutan pengerjaan yang benar. Pertama, kerjakan perkalian dan pembagian terlebih dahulu.
Setelah itu, baru lakukan penjumlahan dan pengurangan. Jika ada tanda kurung, kerjakan bagian dalam kurung terlebih dahulu.
Contoh Soal 1: Penjumlahan dan Perkalian
Hitunglah 15 + 4 x 3. Langkah pertama adalah mengerjakan perkalian, yaitu 4 x 3 = 12. Kemudian, jumlahkan dengan 15 sehingga hasilnya 27.
Soal seperti ini sering muncul dalam soal PTS kelas 4 SD sebagai penguatan materi dasar. Latihan rutin akan membuat siswa terbiasa dengan urutan operasi.
Contoh Soal 2: Pengurangan dan Pembagian
Hitunglah 20 – 12 : 4. Kerjakan pembagian terlebih dahulu, yaitu 12 : 4 = 3. Lalu, kurangkan 20 dengan 3 sehingga diperoleh hasil 17.
Kesalahan umum adalah mengerjakan pengurangan lebih dulu. Oleh karena itu, pemahaman aturan sangat penting bagi siswa kelas 3 MI.
2. Soal Hitungan Campuran dengan Tanda Kurung
Tanda kurung mengubah urutan operasi hitung campuran. Semua operasi di dalam kurung harus dikerjakan paling awal.
Jenis soal ini melatih ketelitian dan pemahaman siswa terhadap prioritas pengerjaan. Banyak guru menggunakannya dalam peraturan kelas 3 SD sebagai bagian dari evaluasi harian.
Contoh Soal 3: Kurung dan Perkalian
Hitunglah (8 + 2) x 5. Kerjakan dalam kurung terlebih dahulu, yaitu 8 + 2 = 10. Kemudian, kalikan 10 dengan 5 sehingga hasilnya 50.

Tanpa kurung, soal 8 + 2 x 5 akan menghasilkan 18. Perbedaan ini menunjukkan pentingnya memahami fungsi tanda kurung.
Contoh Soal 4: Kurung dan Pembagian
Hitunglah 30 : (5 – 2). Selesaikan pengurangan dalam kurung, yaitu 5 – 2 = 3. Lalu, bagi 30 dengan 3 sehingga diperoleh 10.
Soal seperti ini sering dijadikan contoh soal dongeng kelas 3 SD agar lebih menarik. Misalnya, dengan cerita tentang pembagian kue kepada beberapa anak.
3. Soal Cerita Hitungan Campuran
Soal cerita membantu siswa menerapkan konsep hitungan campuran dalam situasi nyata. Kemampuan membaca dan memahami soal menjadi kunci utama.
Guru dapat mengaitkan soal dengan kegiatan sehari-hari, seperti berbelanja atau membagi makanan. Hal ini juga mendukung materi prakarya kelas 3 SD tentang pengelolaan bahan.
Contoh Soal 5: Belanja di Toko
Ibu membeli 3 bungkus permen seharga Rp2.000 per bungkus dan 2 roti seharga Rp3.000 per roti. Berapa total uang yang harus dibayar Ibu?
Penyelesaian: Hitung total permen 3 x 2.000 = 6.000, total roti 2 x 3.000 = 6.000, lalu jumlahkan 6.000 + 6.000 = 12.000. Jadi, Ibu harus membayar Rp12.000.
Contoh Soal 6: Pembagian Kue
Andi memiliki 24 kue. Ia memberikan 8 kue kepada temannya, lalu sisa kue dibagi sama rata kepada 4 adiknya. Berapa kue yang diterima setiap adik?
Penyelesaian: Kurangi dulu 24 – 8 = 16, lalu bagi 16 : 4 = 4. Jadi, setiap adik mendapat 4 kue. Soal ini juga bisa digunakan dalam soal kelas 6 isian untuk mengingatkan konsep dasar.
Kesimpulan
Menguasai contoh soal hitungan campuran kelas 3 SD membutuhkan latihan yang konsisten. Urutan operasi serta penggunaan tanda kurung harus dipahami dengan baik.
Dengan enam contoh soal di atas, diharapkan siswa lebih percaya diri menghadapi ulangan. Orang tua dan guru juga dapat menggunakan latihan ini sebagai bahan ajar tambahan di rumah maupun sekolah.